Bisa membuat kolam renang menjadi sesuatu yang sangat dinanti-nantikan oleh banyak pemilik rumah. Akhirnya, Anda bisa berenang bebas leluasa dengan nyaman dan tentunya lebih sehat.
Namun, apakah Anda sudah yakin persiapan untuk membuat kolam renang sudah benar-benar matang? Sebaiknya jangan anggap sepele, ada banyak risiko yang bisa terjadi dalam pembuatan kolam renang.
Mulai dari kurangnya komunikasi antar kontraktor, kesalahan desain, dan berbagai hal tak terduga lainnya. Untuk mencegah malapetaka semacam ini, maka Anda haruslah lebih teliti dan cermat.
Sebagai permulaan, jika Anda tidak tahu harus mulai darimana kami punya beberapa poin penting yang menjadi pantangan utama dalam pembuatan kolam pribadi.
Tertarik untuk mengetahuinya lebih jauh? Mari kita simak bersama-sama penjelasannya di bawah.
Bikin Repot, Hindari Kesalahan Ini Saat Membuat Kolam Renang di Rumah!
Beberapa hal berikut mungkin pada awalnya terkesan remeh, bahkan tidak sedikit yang mengabaikannya karena memang ingin cepat-cepat punya kolam renang pribadi.




Ini nasihat dari kontraktor kolam renang, jadi sedikit banyaknya bisa membantu Anda para pemilik rumah agar lebih teliti dalam membuat perancangan agar tidak asal-asalan.
1. Minim Komunikasi dengan Kontraktor
Pertama, mari kita mulai dari komunikasi. Ya, bagian ini sangat penting untuk mencegah kesalahpahaman dan konflik yang tidak diinginkan. Kontraktor maupun owner perlu terus berkomunikasi selama persiapan sampai proyek selesai.
Jika komunikasinya minim, maka timbulnya adalah ketidakpuasan dan masalah. Misalnya kesepakatan awal finishing kolam menggunakan batu alam tapi karena batu alam yang diminta tidak ada, kontraktor memilih mozaik tanpa persetujuan owner.
Perlu dicatat apa yang kontraktor lakukan, termasuk jika ada perubahan rencana yang sekiranya cukup penting maka perlu disampaikan ke pemilik rumah untuk meminta kesepakatan dulu. Istilah kata, komunikasi adalah kunci jadi sebaiknya Anda tidak mengabaikannya.
2. Spesifikasi Pompa Kolam Renang Terlalu Rendah
Untuk menggerakan sirkulasi air, maka perlu adanya bagian yang disebut sebagai pompa. Nah, setiap kolam ini berbeda-beda ada yang 1 HP, 2 HP, ½ HP dan sebagainya.
Biasanya faktor penentu spek pompa kolam renang ini bisa bergantung dari ukuran, tipe sirkulasi, dan sebagainya. Kontraktor wajib mempunyai kemampuan untuk mengukur spek yang dibutuhkan jangan sampai pompa kolam terlalu lemah ini bisa menyebabkan masalah.
Apa jadinya jika spek pompa salah atau terlalu rendah? Sirkulasi tidak optimal, air lebih berisiko cepat kotor, dan risiko kerusakan pompa karena tidak sesuai kapasitas.
3. Gonta-ganti Desain dan Spesifikasi Kolam Renang
Sebelum pekerjaan konstruksi, maka kontraktor akan memastikan beberapa kali berkaitan dengan ukuran, bentuk, dan beberapa hal lainnya yang berkaitan dengan kolam pribadi yang akan merek kerjakan.
Sebagai pemilik rumah, Anda sebaiknya sudah mempunyai pilihan yang mantap dan tidak berubah-ubah. Misalnya, awal kesepakatan mau buat kolam renang 3 x 7 meter, setelah beberapa hari Anda berubah pikiran ingin mengubah ukurannya menjadi lebih kecil atau besar.
Kondisi seperti ini membingungkan kontraktor, ada baiknya untuk berdiskusi dan buatlah kesepakatan yang kuat agar tidak terjadi perubahan-perubahan mendadak seperti ini.
Ini masalah serius, selain membuat proyek terhambat progress-nya, sebagai pemilik rumah tentunya Anda akan merasa tidak tenang kalau belum punya kepastian spesifikasi kolam renang.
Baca juga: Mengesankan, Ini 4 Desain Kolam Renang Minimalis di Rumah
4. Memangkas Biaya untuk Memilih Beton Kualitas Rendah
Memangkas biaya mungkin memang umum terjadi dalam pengerjaan proyek. Namun, sebaiknya jangan main-main dengan kualitas beton konstruksi, apapun yang terjadi material ini harus yang terbaik dan mutunya SNI.
Karena menggunakan beton kualitas buruk hanya akan membuat Anda repot dan keluar lebih banyak uang untuk perbaikan. Konstruksi kolam renang material abal-abal akan membuatnya lebih berisiko cepat rembes bahkan bocor. Kalau sudah seperti ini siapa yang disalahkan?
5. Penempatan Kolam Renang yang Salah
Terakhir, adalah soal penempatan atau posisi kolam tersebut. Setidaknya ada beberapa opsi yang bisa Anda tentukan. Pertama, kolam outdoor standar, indoor, dan rooftop outdoor dan rooftop indoor.
Tidak ada yang salah dengan pilihan tersebut, hanya saja Anda perlu menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan agar hasilnya juga sesuai harapan.
Membangun fasilitas berenang di posisi yang kurang tepat akan membuat Anda tidak nyaman, pada akhirnya fasilitas tersebut jarang dipakai dan terbengkalai. Kami yakin tidak ada yang mau hal ini terjadi.
Itu dia penjelasan mengenai hal yang harus Anda hindari dalam pembuatan kolam pribadi di rumah. Jika Anda butuh bantuan, maka Mulia Jaya Pool bisa membantu.
Kami menyediakan jasa pembuatan kolam renang dengan spesifikasi dan desain sesuai dengan keinginan pelanggan. Dengan perancangan yang matang, kami akan pastikan kelima hal di atas tidak terjadi. Untuk informasi lebih lengkap silahkan hubungi admin, sekian dan terima kasih.

